Kamis, 10 Desember 2020

Mengintip 5 Jenis Sablon yang Digunakan Jasa Kaos Fullprint

Seiring dengan perkembangan waktu, usaha konveksi menjadi bisnis yang paling banyak dilakukan, baik skala kecil maupun besar. Karena semakin gencarnya persaingan di bidang ini, membuat para pengusaha melakukan inovasi yang brilian. Salah satunya yaitu melayani pemesanan kaos fullprint dengan menggunakan bahan berkualitas. Lantas jenis sablon apa saja yang digunakan? Simak ulasan berikut. 

 


Lima Jenis Sablon yang Digunakan Jasa Konveksi Terbaik
1. Sablon Glow In the Dark
Apabila selama ini kaos yang diperjualbelikan hanya mempunyai desain satu atau dua gambar yang terbatas, maka dengan inovasi terbaru pengusaha memproduksi kaos yang disablon secara penuh. Maksudnya yaitu gambar sablon akan ditempatkan di seluruh bagian kaos tanpa batasan bidang. Anda bisa mendapatkan gambar dari bagian depan, belakang, kanan, kiri dan rib kaos. 


Tidak hanya itu saja, anda juga bisa memilih gambar sesuai keinginan, seperti tokoh kartun, 3D, gambar abstrak, buah, dan lain sebagainya. Untuk menghasilkan kaos dengan desain tersebut, ada beberapa jenis sablon yang digunakan. Salah satu sablon yang digunakan yaitu glow in the dark. Jika menggunakan jenis ini, sablon kaos fullprint anda bisa menyala saat berada di dalam kegelapan.


Untuk mendapatkan hasil yang bersinar di dalam kegelapan, maka terdapat dua warna yang bisa anda pilih seperti green glowing dan yellow glowing. Kaos dengan sablon jenis ini mendapatkan banyak perhatian bagi sebagian orang karena keunikannya tersebut. Warna tinta sablon tersebut juga akan cocok jika dikombinasikan dengan desain kaos lainnya. 


2. Sablon Pigmen
Pigmen merupakan jenis sablon yang menyerap hingga ke dalam serat kain. Meskipun begitu tinta tersebut hanya bisa digunakan pada kain dengan warna terang. Pasalnya jika digunakan pada warna yang cenderung gelap, maka tinta tidak begitu kelihatan. Jadi akan lebih baik memilih desain dan warna kaos yang sesuai dengan sablon pigmen. 


3. Sablon Rubber
Jenis sablon rubber merupakan sablon yang terbuat dari karet. Sehingga sebagian orang menyebut jenis sablon ini sebagai sablon karet karena melar ketika ditarik. Selain itu, sablon kaos fullprint ini menjadi yang paling digemari sebagian orang karena harganya yang terjangkau dan cukup tahan lama jika digunakan dalam waktu lama. 


4. Sablon Plastisol
Sablon yang selanjutnya yaitu Plastisol yang sering digunakan untuk menyablon kebanyakan kaos distro. Tinta dari sablon ini mampu mencetak dot atau raster yang berukuran kecil. Jadi bukan hal yang asing jika banyak distro dan apparel yang menggunakan jenis sablon tersebut. Sebab, tinta sablon berbahan dasar minyak tersebut memiliki daya rekat yang kuat. 


Meskipun mempunyai daya rekat yang tinggi, tinta plastisol ini tidak dapat kering sendiri di atas screen pencetak kaos. Supaya dapat kering, sablon jenis ini membutuhkan alat khusus sebagai finishingnya. Untuk mengeringkan tinta kaos tersebut, suhu yang dibutuhkan yaitu 160 derajat celcius. Dengan serangkaian proses yang panjang, maka harganya lebih mahal. 


5. Sablon Glitter
Jenis sablon yang satu ini mampu memancarkan cahaya kerlap kerlip ketika terkena pantulan cahaya. Hal ini dikarenakan tinta kaos fullprint ini memiliki zat glitter dan beberapa bahan campuran lainnya. Pada Umumnya, tinta ini digunakan untuk menyablon kaos anak anak yang membutuhkan tampilan menarik. 


Itulah beberapa ulasan mengenai jenis jenis sablon yang digunakan usaha konveksi kaos. Anda bisa memilih jenis sablon yang tepat sesuai selera dan kebutuhan. Jika digunakan untuk anak anak, maka sablon glitter atau glow in the dark merupakan solusi tepat. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk memilih jenis rubber, plastisol, dan pigmen.

 
Top